Pringaewu (Harian Warta)— Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya 8 Kopi Trail Adventure 2026 pada Minggu, 4 Oktober 2026. Acara pelepasan peserta berlangsung di Pekon Klaten, Kecamatan Gadingrejo, dihadiri Ketua TP-PKK Pringsewu Ny. Rahayu Riyanto, jajaran Pemkab, DPRD, Forkopimda, serta perwakilan IMI setempat.
Kegiatan ini diikuti 1.200 peserta dari berbagai daerah, yang menempuh rute sejauh 60 kilometer melintasi keindahan perkebunan dan pedesaan. Pekon Klaten (Gadingrejo), Pekon Podosari (Pringsewu), hingga Pekon Sukoharjo IV, Sukoharjo II, dan Panggung Rejo (Sukoharjo). Event ini memadukan olahraga petualangan, kecintaan kopi, semangat komunitas, dan promosi pariwisata daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Riyanto menekankan makna mendalam dari semangat yang diusung.
“Ngopi bukan sekadar menikmati minuman. Ia adalah jembatan komunikasi, mempererat persaudaraan, dan ruang bertukar cerita serta gagasan. Ngetrabas mengajarkan keberanian menghadapi tantangan, menjaga keseimbangan, dan menghargai setiap langkah perjalanan. Sedangkan Ngumpul Bareng mengingatkan: seberat apa pun jalannya, terasa ringan jika dijalani bersama,”kata Riyanto
Nilai-nilai inilah yang menjadi inti Kopi Trail Adventure. Bupati juga mengingatkan seluruh peserta untuk selalu mengutamakan keselamatan, ketertiban, dan kebersamaan, serta mematuhi arahan panitia selama berkegiatan.
Bupati berharap kehadiran ratusan peserta ini membawa dampak nyata bagi warga, terutama pelaku UMKM, pedagang kecil, dan pengelola destinasi wisata di sepanjang jalur kegiatan.
“Dengan 1.200 peserta, perputaran ekonomi pasti akan bergerak. Mari kita manfaatkan momen ini untuk menampilkan produk unggulan buatan Pringsewu,”harapnya.
Riyanto juga menambahkan, bahwa Pemerintah Kabupaten mendukung penuh kegiatan yang menyatukan olahraga, komunitas, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Ke depannya, Kopi Trail Adventure diharapkan terus berkembang dan dikenal luas, bukan hanya di Lampung, melainkan di tingkat nasional.
“Semoga ini menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperluas jaringan, dan menumbuhkan cinta olahraga. Serta, yang paling penting: mengenalkan keindahan dan potensi Kabupaten Pringsewu kepada dunia,” pungkas Bupati Riyanto. (Zainal)